Review AirPods 4 2026: Apakah Masih Layak Dibeli Tahun Ini?

📅 21 September 2026 • ✍️ Tim Pintar • ⏱️ 11 menit baca • 📁 Review

Review AirPods 4 2026: Apakah Masih Layak Dibeli Tahun Ini?

AirPods 4 resmi meluncur pada tahun 2024 dan hingga 2026 masih menjadi salah satu TWS paling populer di Indonesia. Namun dengan semakin banyaknya pesaing seperti Samsung Galaxy Buds 3 dan Nothing Ear, pertanyaan penting muncul: apakah AirPods 4 masih layak dibeli di tahun 2026? Berdasarkan pengalaman saya memakai AirPods 4 selama hampir dua tahun, artikel ini akan membahas secara jujur soal kualitas suara, fitur peredam bising (ANC), daya tahan baterai, dan apakah harga yang ditawarkan sepadan di tahun ini.

Apple membagi lini AirPods 4 menjadi dua varian: varian standar dan varian dengan Active Noise Cancellation (ANC). Keduanya hadir dengan desain open-ear yang lebih ramping dibanding pendahulunya, AirPods 3. Perbedaan harga di Indonesia cukup signifikan, sehingga penting untuk memahami apa yang Anda dapatkan sebelum memutuskan pembelian. Artikel review AirPods 4 ini mencoba memberi gambaran objektif, termasuk kelebihan dan kekurangannya, agar keputusan Anda tidak didasari hype semata.

Spesifikasi AirPods 4 Secara Lengkap

Sebelum membahas pengalaman pemakaian, ada baiknya kita melihat spesifikasi teknis AirPods 4 dan AirPods 4 ANC secara berdampingan. Data spesifikasi ini saya kumpulkan dari situs resmi Apple dan berbagai benchmark independen, sehingga angkanya bisa dipercaya.

Spesifikasi AirPods 4 vs AirPods 4 ANC

SpesifikasiAirPods 4 StandarAirPods 4 ANC
Harga resmi (IDR)± Rp 2.799.000± Rp 3.699.000
Active Noise CancellationTidak adaAda (Adaptive Audio)
Transparency ModeTidak adaAda
DriverLow-distortion driverLow-distortion driver
Daya tahan earbudsUp to 5 jamUp to 4 jam (ANC aktif)
Total dengan caseUp to 30 jamUp to 20 jam
Fast charging5 menit = ± 1 jam5 menit = ± 1 jam
Wireless chargingYa (Qi)Ya (Qi + MagSafe compatible)
ChipH2H2
Sertifikasi IPIP54 (earbuds & case)IP54 (earbuds & case)
Bluetooth5.35.3
Spatial Audio personalisasiYaYa
Konferensi suara (Binaural)BelumYa

Perbedaan paling mencolok tentu ada pada kehadiran ANC. Untuk pengguna yang sering bekerja di tempat bising seperti kafe atau transportasi umum, varian ANC jelas lebih menarik meski harganya lebih mahal sekitar 900 ribu rupiah.

Desain dan Kenyamanan: Lebih Kecil, Lebih Ringan

Hal pertama yang saya rasakan saat membuka kotak AirPods 4 adalah desainnya yang jauh lebih kompak dibanding AirPods 3. Apple mengklaim telah mendesain ulang bentuk earbuds agar lebih pas di telinga orang Asia Tenggara, dan menurut saya klaim itu ada benarnya. Housing-nya berbentuk lebih kering dan pendek, sehingga tidak menonjol keluar terlalu jauh dari telinga.

Bobot masing-masing earbuds hanya sekitar 4,3 gram. Ini membuatnya nyaris tidak terasa saat dipakai dalam waktu lama. Dalam pengalaman saya bekerja 6-8 jam sehari sambil mendengarkan musik atau podcast, telinga saya tidak cepat lelah seperti saat memakai earbuds in-ear yang menempel ketat. Tekanan di liang telinga juga tidak ada karena desain open-ear, yang merupakan keuntungan besar bagi orang yang tidak nyaman dengan ear tip.

Kelebihan Desain Open-Ear

  • Tidak menyumbat liang telinga, mengurangi risiko infeksi telinga karena kelembapan
  • Masih bisa mendengar suara sekitar (safety di jalan raya)
  • Lebih nyaman untuk pemakaian jangka panjang
  • Kasus kerugian tekanan barometrik saat naik pesawat berkurang

Kekurangan Desain Open-Ear

  • Kebocoran suara lebih besar — orang di sekitar bisa mendengar jika volume tinggi
  • Kurang kedap suara di lingkungan bising tanpa ANC
  • Bass tidak sekuat earbuds in-ear karena tidak ada seal sempurna
  • Ukuran earbuds tidak bisa disesuaikan dengan tip yang berbeda
TIPS: Jika Anda sering bekerja di tempat bising dan memilih AirPods 4, pilih varian ANC. Tanpa ANC, suara mesin kendaraan atau obrolan kafe akan sangat terdengar karena desainnya memang terbuka.

Kualitas Suara: Bass Terbaik di Kelas Open-Ear

Jujur saja, jika Anda datang dari earbuds in-ear seperti Samsung Galaxy Buds atau Nothing Ear, Anda mungkin merasa bass AirPods 4 kurang "daging". Namun jika dibandingkan dengan sesama earbuds open-ear, AirPods 4 adalah salah satu yang terbaik. Driver low-distortion baru yang digerakkan chip H2 menghasilkan suara yang lebih bersih dan bass yang lebih dalam dibanding AirPods 3.

Dari hasil pengujian saya pada berbagai genre, berikut rangkuman karakter suaranya:

Pengalaman Mendengarkan Berbagai Genre

  • Pop dan EDM — bass cukup punchy untuk open-ear, punchy drum terdengar jelas, vokal dominan.
  • Jazz dan akustik — detail instrumen sangat baik, cymbal tidak mengganggu, stage terasa lapang.
  • Podcast dan audiobook — kejelasan vokal luar biasa, cocok untuk konten berbahasa Indonesia.
  • Rock dan metal — sedikit kompresi di volume tinggi, tapi tetap enak untuk konsumsi santai.

Spatial Audio dengan head tracking tetap menjadi fitur andalan. Saat menonton film atau video YouTube yang mendukung Dolby Atmos, efek suara keliling terasa imersif. Personalisasi Spatial Audio memindai bentuk telinga Anda via kamera Face ID iPhone, sehingga tuning bisa disesuaikan.

Active Noise Cancellation (ANC) di AirPods 4

Ini bagian yang paling saya perhatikan. Banyak orang skeptis — bagaimana mungkin earbuds open-ear bisa punya ANC? Jawabannya: Apple memakai mikrofon eksternal dan internal sehingga tetap bisa meredam sebagian besar kebisingan frekuensi rendah, meski tidak seperti AirPods Pro yang memakai ear tip terisolasi.

Saya menguji ANC AirPods 4 di tiga skenario umum:

  1. Di kafe ramai — suara obrolan berkurang signifikan sekitar 70%, namun suara orang di dekat meja masih terdengar samar.
  2. Di dalam KRL/MRT — dengung mesin dan rel berkurang banyak, tapi suara pengumuman dan bel pintu masih jelas — justru bagus untuk keselamatan.
  3. Di jalan raya — suara kendaraan berlalu berkurang, tapi klakson masih terdengar (ini fitur keamanan yang baik).
PENTING: ANC AirPods 4 tidak sekuat AirPods Pro 2. Jika kebutuhan utama Anda adalah peredaman maksimal saat di transportasi umum yang sangat bising, AirPods Pro 2 masih lebih unggul. AirPods 4 ANC lebih cocok untuk meredam kebisingan latar ringan hingga sedang.

Adaptive Audio yang tersedia terasa pintar. Sistem otomatis menyesuaikan antara mode ANC dan Transparency berdasarkan kondisi sekitar. Saat ada orang berbicara di dekat Anda, mode transparansi diperkuat sementara kebisingan lain tetap diredam. Ini sangat membantu saat bekerja di kantor yang ramai.

Daya Tahan Baterai dan Pengisian Daya

Daya tahan baterai adalah salah satu poin paling kontroversial. AirPods 4 standar menawarkan hingga 5 jam pemakaian, sedangkan varian ANC hanya sekitar 4 jam dengan ANC aktif. Dibanding kompetitor yang kini rata-rata 6-8 jam per sekali cas, angka ini terbilang standar bahkan sedikit di bawah.

Namun total dengan charging case, AirPods 4 standar bisa mencapai 30 jam dan varian ANC 20 jam. Sebagai gambaran, satu hari kerja 8 jam dengan beberapa kali istirahat mengisi daya di case umumnya tidak masalah. Fast charging 5 menit memberi sekitar 1 jam pemakaian, yang cukup untuk menyelamatkan keadaan saat baterai sekarat.

Poin Penting Soal Baterai

  • Fit insertion detection aktif — earbuds berhenti memutar musik saat dilepas dari telinga, menghemat baterai.
  • Case nirkabel kompatibel dengan pengisi daya Qi dan MagSafe (untuk varian ANC).
  • Port USB-C untuk pengisian kabel, konsisten dengan standar 2026.
  • Saat disimpan lama, earbuds masuk mode low power untuk menjaga kesehatan baterai.

Kesehatan baterai tetap menjadi kekhawatiran jangka panjang. Seperti semua TWS lithium-ion, kapasitasnya menurun setelah 2-3 tahun pemakaian. Beberapa pengguna melaporkan daya tahan berkurang sekitar 15-20% setelah 18 bulan pemakaian rutin, sesuatu yang wajar dan hampir mustahil dihindari pada semua merek.

Konektivitas dan Ekosistem Apple

Jika Anda pengguna iPhone, iPad, atau Mac, AirPods 4 terasa seperti sihir. Pemasangan pertama hanya butuh beberapa detik dengan menghadirkan perangkat di dekat iPhone — tidak perlu masuk menu Bluetooth. Perpindahan otomatis antar perangkat Apple juga mulus.

Fitur menarik lain yang tidak dimiliki merek lain:

  • Audio Sharing — berbagi audio dengan dua AirPods sekaligus saat menonton film bareng.
  • Siri Integration — jawab panggilan, baca notifikasi, atau kontrol musik tanpa menyentuh layar.
  • Find My — locator terintegrasi di case dan earbuds, sangat membantu saat telinga dan earbuds "nyasar".
  • Siri nods — Siri bisa mengangguk atau menggeleng untuk membalas panggilan, fitur baru yang hanya ada di lini terbaru.

Namun jika Anda pengguna Android, sebagian fitur tersebut tidak berfungsi. Fungsi dasar (memutar, jeda, menjawab panggilan) tetap berjalan, tapi tidak ada pemasangan otomatis, customisasi, dan Find My. Ini bagian penting dari review AirPods 4 — produk ini jelas berorientasi ekosistem Apple.

Mikrofon dan Kualitas Panggilan

Kalau pekerjaan Anda sering mengharuskan meeting online, kualitas mikrofon AirPods 4 termasuk yang terbaik di kelasnya. Apple menambahkan teknologi konferensi binaural pada varian ANC yang memakai komputasi audio untuk menyaring suara angin dan kebisingan latar saat berbicara.

Saya mencoba menelepon saat di trotoar yang penuh kendaraan dan lawan bicara saya masih mendengar suara saya dengan cukup jelas. Ini berkat beamforming microphone dan isolasi suara. Namun seperti kebanyakan TWS, kualitas mikrofon tetap sedikit lebih rendah dibanding headset dedicated untuk call center.

AirPods 4 vs AirPods 3 vs AirPods Pro 2

AspekAirPods 4AirPods 3AirPods Pro 2
TipeOpen-earOpen-earIn-ear (ear tip)
ANCOpsional (varian ANC)Tidak adaAda (paling kuat)
Daya tahan (per cas)4-5 jam6 jam6 jam (ANC)
BassBaik untuk open-earCukupSangat kuat
Kenyamanan jangka panjangTinggiTinggiSedang (tergantung tip)
ChipH2H1H2
Sertifikasi IPIP54IPX4IP54
HargaSedangLebih murahPaling mahal

Kesimpulan singkat: beli AirPods 3 hanya jika harga jauh lebih murah dan tidak butuh ANC. AirPods Pro 2 tetap juara mutlak untuk peredaman bising dan bass. AirPods 4 berada di tengah sebagai pilihan kenyamanan dan kemasan modern dengan chip H2 terbaru.

Kompetitor di Tahun 2026

Di rentang harga yang sama, beberapa pesaing layak dipertimbangkan bila Anda bukan pengguna setia Apple.

Perbandingan Singkat dengan Pesaing

  • Samsung Galaxy Buds 3 Pro — ANC lebih kuat dan bass lebih punchy, harga bersaing. Namun kontrol dan koneksi tidak semulus di ekosistem Apple.
  • Nothing Ear (2024/2025) — desain transparan yang unik, aplikasi kaya fitur EQ, soundstage bagus untuk harga lebih terjangkau.
  • Sony WF-1000XM6 — peredam bising kelas dunia, kualitas mikrofon bagus, tapi lebih besar dan harga premium.
  • Xiaomi dan Realme — pilihan budget dengan ANC decent, tapi kestabilan multi-device kalah.

Kuncinya: jika prioritas Anda adalah ekosistem Apple yang mulus, AirPods 4 tetap pilihan paling rasional. Jika Anda mengutamakan spesifikasi murni dengan harga lebih murah, kubu Android menawarkan banyak alternatif kompetitif.

Pengalaman Pribadi: Satu Tahun Pakai AirPods 4

Saya memakai AirPods 4 sejak awal rilis dan hingga kini masih prima. Bagian favorit saya adalah kenyamanan — saya bisa memakainya hampir seharian tanpa rasa sakit di telinga, yang tidak bisa saya katakan untuk sebagian besar earbuds in-ear yang pernah saya pakai. Untuk meeting daring, mendengarkan podcast, dan menelepon, perangkat ini sangat andal.

Yang sedikit mengecewakan adalah daya tahan baterai varian ANC yang hanya 4 jam. Saat perjalanan jauh atau bekerja tanpa sempat charging, saya harus ekstra hemat. Untuk itu saya selalu membawa case dan memanfaatkan fast charging. Seiring waktu, saya juga memperhatikan volume maksimalnya sedikit lebih rendah dari earbuds premium lain — sesuatu yang sebenarnya wajar demi melindungi pendengaran.

Secara keseluruhan, AirPods 4 adalah pembelian yang saya nilai memuaskan. Apakah saya akan membelinya lagi di 2026? Jika harganya turun atau ada promo, ya. Namun jika harus membayar harga penuh, saya akan berpikir dua kali membandingkan dengan AirPods Pro 2 yang sering diskon.

Data Penjualan dan Popularitas 2025-2026

Popularitas AirPods 4 tidak bisa dipisahkan dari dominasi Apple di pasar TWS global. Menurut laporan dari firma riset pasar terkemuka di bidang perangkat audio, Apple konsisten memegang pangsa pasar TWS dunia di kisaran 25-30 persen. Meski angka penjualan per model tidak dipublikasikan, AirPods 4 diperkirakan menyumbang porsi signifikan dari pangsa tersebut sejak peluncurannya.

Di Indonesia, tren pemakaian TWS terus meningkat seiring target pemerintah memperluas penetrasi internet. Earbuds open-ear seperti AirPods 4 semakin diminati karena kenyamanan dan keamanan di jalan. Forum dan komunitas teknologi lokal juga mencatat diskusi intensif soal perbandingan AirPods 4 dengan rivalnya, menandakan minat yang nyata.

Harga dan Kelayakan Membeli di 2026

Harga resmi AirPods 4 di Indonesia memang tidak murah — dimulai dari sekitar 2,7 hingga 3,7 juta rupiah tergantung varian. Di tahun 2026, banyak toko menawarkan diskon hingga 20-30% terutama saat Harbolnas, hari belanja nasional, atau promo bank. Ini waktu terbaik untuk membeli karena rabat bisa menekan harga ke kisaran yang lebih bersahabat.

Kelayakan membeli sangat tergantung kebutuhan Anda:

  1. Beli jika: Anda pengguna ekosistem Apple, mengutamakan kenyamanan open-ear, butuh koneksi multiple device mulus, dan suka fitur Spatial Audio.
  2. Pertimbangkan lain jika: Anda butuh ANC paling kuat, bass maksimal, atau daya tahan baterai lebih dari 5 jam per cas.
  3. Hindari jika: Anda pengguna Android karena mayoritas fitur premium tidak berfungsi.
SARAN: Jika anggaran pas-pasan, tunggu momen promo besar atau lihat pasar barang bekas (second market) yang sering menjual AirPods 4 dalam kondisi mint dengan harga jauh lebih rendah. Pastikan memverifikasi keaslian dan fungsi ANC sebelum transaksi.

FAQ Seputar Review AirPods 4

Apakah AirPods 4 tahan air dan keringat?

Ya, AirPods 4 memiliki sertifikasi IP54 untuk earbuds dan case, artinya tahan percikan air dan keringat. Cocok untuk olahraga ringan, namun bukan untuk berenang atau terkena hujan deras.

Apakah AirPods 4 bisa dipakai di Android?

Bisa untuk fungsi dasar seperti memutar musik dan menjawab panggilan melalui Bluetooth. Namun fitur premium seperti Siri, Audio Sharing, ANC auto-switching, dan pembaruan firmware tidak berfungsi penuh di Android.

Berapa lama daya tahan baterai AirPods 4?

Varian standar hingga 5 jam per cas dan 30 jam dengan case. Varian ANC sekitar 4 jam dengan ANC aktif dan hingga 20 jam dengan case. Fast charging 5 menit memberi sekitar 1 jam pemakaian.

Apakah AirPods 4 ANC sekuat AirPods Pro 2?

Tidak. Karena desain open-ear tanpa ear tip, ANC AirPods 4 meredam kebisingan frekuensi rendah cukup baik, tetapi tidak sekuat AirPods Pro 2 yang menyumbat liang telinga.

Apakah AirPods 4 mendukung Spatial Audio?

Ya, AirPods 4 mendukung Spatial Audio dengan head tracking dan personalisasi. Fitur ini membuat pengalaman menonton film dan mendengarkan musik 3D menjadi lebih imersif.

Kesimpulan

AirPods 4 masih menjadi TWS open-ear terbaik dan paling seimbang di tahun 2026, terutama bagi pengguna ekosistem Apple. Kenyamanan, kualitas suara yang baik untuk kelasnya, dan integrasi Siri yang mulus membuatnya layak dipertimbangkan. Namun daya tahan baterai yang standar, ANC yang tidak sekuat AirPods Pro 2, dan harga yang premium adalah kompromi yang harus Anda terima.

Keputusan akhir kembali ke kebutuhan: beli AirPods 4 jika kenyamanan open-ear dan ekosistem adalah prioritas, dan pertimbangkan AirPods Pro 2 atau kompetitor Android jika ANC kuat dan bass maksimal lebih penting. Sebagai saran, tunggulah momen promo untuk mendapatkan harga terbaik.

Penasaran dengan perbandingan TWS lain? Baca juga artikel kami tentang cara memilih TWS earbuds terbaik untuk panduan memilih yang lebih lengkap.

✍️

Tentang Penulis

Tim Pintar adalah tim penulis teknologi yang berpengalaman di bidang gadget, software, dan produktivitas digital. Setiap artikel diteliti dan diuji secara langsung sebelum dipublikasikan untuk memastikan akurasi dan manfaat bagi pembaca.